Mengenali Kelainan Ortopedi pada Anak bagian 3

Sebab, ada beberapa bentuk kelainan, misalnya polydactily—kelebihan jumlah jari, yang sudah dapat dideteksi melalui USG jika sang ibu rutin memeriksakan kesehatan janin ke dokter. Dalam kasus tersebut, orang tua jadi memiliki gambaran untuk mengambil tindakan operasi atau tidak. Selain itu, kelainan ortopedi bawaan dapat dikenali lewat orthopedic checklist dari kepala sampai kaki saat bayi lahir. “Pemeriksaan ini semestinya dilakukan oleh dokter ortopedi khusus anak untuk melihat ada atau tidak kelainan, dan mesti dilakukan dengan serius,” kata dia.

Namun daftar ini kerap dilewatkan begitu saja atau dilakukan dengan kurang cermat. Adapun yang dicermati dalam daftar tersebut antara lain ada atau tidaknya kelainan leher miring, kelainan panggul atau dislokasi panggul, kelainan tulang belakang atau skoliosis, bentuk jari tangan, hingga lipatan kulit yang tidak simetris. Jika kelainan-kelainan tersebut diketahui sejak awal, penanganan akan lebih efektif. Faisal mengatakan penggunaan alat bantu seperti ortotik akan efektif digunakan pada anak usia 2–3 tahun.

Ortotik merupakan alat bantu untuk meringankan kondisi pasien. Pada kondisi sendi yang tidak seimbang atau melengkung, ortotik akan membantu sendi supaya lebih lurus. “Pasien yang disarankan menggunakan ortotik adalah pasien dengan kelainan yang belum terlalu berat, kelengkungannya dalam kisaran 10– 16 derajat dan disesuaikan dengan hasil X-ray,” kata dia. Menurut Faisal, pemeriksaan ortopedi sejak dini diperlukan karena ada beberapa kelainan yang sebetulnya lumrah dialami bayi dan akan membaik dengan sendirinya.

Sejak bayi lahir hingga berusia 18 bulan, kaki anak biasanya akan berbentuk O sehingga bocah akan berjalan dengan kaki terbuka lebar. Lalu pada usia 1,5–2,5 tahun, kaki akan menjadi lurus. Menginjak usia 3–4 tahun, bentuk kaki anak akan berubah menjadi seperti X. Lalu kaki akan berubah lurus kembali pada usia 8–10 tahun hingga dewasa. Yang perlu diwaspadai, kata Faisal, adalah ketika bentuk kaki anak tetap berbentuk O hingga berusia 3 tahun. Atau tetap berbentuk X ketika usianya lebih dari 10 tahun. “Dengan derajat lengkungan yang tinggi, di atas 16 derajat,” kata dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *