Proses Uji Materi Pasal Perkawinan Mandek Bag3

Misalnya di Sulawesi Barat, sebagian anak perempuan menikah dalam usia di bawah 19 tahun. Bahkan ia mengaku menemukan ada anak perempuan yang menikah di usia 12-13 tahun. Menurut Sitti, perkawinan anak di bawah umur sangat berisiko terhadap kesehatan, khususnya bagi perempuan. Ia mengatakan tingginya risiko kematian pada perempuan yang hamil di usia belasan tahun. Dampak lain adalah pola pengasuhan bagi anak yang dilahirkan. Ia menilai kualitas anak akan menurun apabila mendapat pengasuhan oleh orang tua muda.

“Karena mereka dalam kondisi tidak siap memegang tanggung jawab besar,” kata dia. Adapun juru bicara Mahkamah Konstitusi, Fajar Laksono, memastikan perkara pengujian Pasal 7 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan tetap berlanjut. “Semua perkara yang sudah diregistrasi, apalagi sudah sidang, pasti berlanjut,” kata dia. Meski begitu, Fajar menambahkan, ihwal lamanya proses pemeriksaan perkara tersebut bergantung pada bobot isu konstitusionalitasnya di hadapan hakim konstitusi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *