Telat Haid, Kok, Tidak Hamil?

Apa yang terpikir oleh Mama ketika terlambat haid? Ya, umumnya orang akan berpikiran, terlambat haid pertanda telah terjadi kehamilan. Padahal, belum tentu. Ada sebab lain yang membuat “tamu bulanan” ini datang terlambat. Siklus normal haid rata-rata 28 hari, sedangkan lama setiap periode haid, normalnya 2-7 hari. Namun, siklus haid bisa maju atau mundur. Bila siklusnya dalam rentang waktu 24-35 hari, masih dianggap normal. Nah, jika setelah lewat 35 hari, Mama belum juga mendapat haid, memang bisa saja berarti hamil, tetapi bisa juga tidak. Umumnya, inilah faktorfaktor yang menyebabkan haid datang terlambat:

Baca juga : Beasiswa d3 ke S1 Luar Negeri

? STRES Tekanan atau stres dapat meningkatkan produksi hormon kortisol. Ketika hormon kortisol terlalu berlebih, produksi hormon estrogen terhambat sehingga jadwal haid menjadi kacau, dari pre-menstruation syndrome (PMS) yang sangat parah hingga haid terhenti. Oleh karena itu, jaga jangan sampai stres, ya, Ma. Usir jauh pikiran negatif dan segala sesuatu yang berpotensi membuat stres. Rajin curhat kepada orang yang dipercaya, seperti Papa atau teman dekat, bisa mengurangi stres. 0enonton O lm lucu juga bisa membuat hati tenang dan gembira. Terpenting lagi, mendekatkan diri pada Tuhan dan berserah kepada-Nya.

? KONTRASEPSI HORMONAL Kontrasepsi hormonal biasanya mengandung hormon progesteron dan estrogen. Masuknya hormon dari luar bisa memengaruhi produksi hormon alami di dalam tubuh. Penyebab telat haid tersering adalah KB suntik tiga bulan atau yang mengandung Depo-Provera. Selain menimbulkan telat haid, kontrasepsi ini juga bisa membuat siklus yang lebih sering dan perdarahan berat. Sebaiknya Mama pilih metode kontrasepsi lain, seperti kondom atau spiral.

? MENYUSUI Apakah Mama sedang menyusui si buah hati? Hal ini bisa menyebabkan telat haid atau jumlah darah haid jadi lebih sedikit da ri biasanya. Saat menyusui, kadar hormon prolaktin di dalam tubuh mengalir deras. Saat kadar prolaktin tinggi, tubuh akan merespons, salah satunya dengan cara menekan produksi hormon gonadotropin dan hormon pelepas folikel. Ini hal yang normal dan baik karena dengan demi kian tubuh Mama memiliki kesempatan untuk pulih dari masa hamil, jadi tak perlu sampai berhenti menyusui, ya, Ma.

? GANGGUAN TIROID Kelenjar tiroid menghasilkan hormon triiodothyronine (Tri-iodotironina). Bila jumlah hormon triiodothyronine tepat berarti kerja seluruh tubuh juga tepat. Kurang atau berlebih hormon triiodothyronine menyebabkan banyak masalah, seperti terlambat haid, perubahan frekuensi dan aliran haid atau tidak adanya haid sama sekali.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *