Dua Tangkap Tangan Dalam Sepekan Bag2

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin yang juga Ketua Panitia Khusus, Andi Effendi; Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum Banjarmasin Muslih; Manajer Keuangan PDAM Trensis; serta dua anggota DPRD Banjarmasin, Achmad Rudiani dan Heri Erward. Suap itu terkait dengan persetujuan rancangan peraturan daerah penyertaan modal Pemerintah Kota Banjarmasin sebesar Rp 50,5 miliar kepada PDAM Banjarmasin. Suap diberikan oleh PDAM kepada DPRD senilai Rp 150 juta. Uang tersebut dikumpulkan dari para rekanan PDAM. Dari tangkapan ini, KPK menetapkan empat tersangka. Mereka adalah Iwan dan Andi sebagai penerima suap serta Muslih dan Trensis sebagai pemberi suap. Dua sisanya hanya sebagai saksi. SEJAK berdiri pada 2004 hingga kini, Komisi Pemberantasan Korupsi menangani 670 perkara. Berdasarkan data statistik KPK, produk pemilihan umum cukup mendominasi dalam kasus korupsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *