Yuk Ketahui Ini Penyebab dan Ciri Ciri Cacar Air

Sahabat, ada beberapa penyakit cacar yang dapat menyerang manusia, seperti cacar air, cacar ular, cacar api, dan beberapa yang lain.

Bagi masyarakat Indonesia, cacar air adalah jenis yang paling sering ditemui kasusnya. Lalu, apa itu cacar air?

Penyakit cacar air atau chickenpox merupakan sebuah infeksi pada kulit, tepatnya pada membran mukosa. Infeksi tersebut menyebabkan bintik pada seluruh kulit di tubuh. Penyakit ini dapat menular kepada seseorang yang antibody-nya lemah, yang umumnya belum pernah mendapat vaksin sebelumnya.

Penyakit ini dapat menyerang semua usia, namun umumnya terjadi pada anak dengan usia kurang dari 15 tahun. Orang-orang yang beresiko sebagai penderitanya adalah bayi, landia, dan ibu hamil. Meskipun pemandangan yang terlihat anak-anak adalah psien yang sering mengalami, namun angka statistik menunjukan bahwa orang dewasa adalah yang paling sering terkena.

Lama masa cacar air sekitar 2-3 minggu. Selama itu badan akan terasa panas. Pada kasus yang lebih berat, panas badan akan disertai dengan nyeri sendi. Beberapa hari setelah itu akan mulai muncul bintik kemerahan yang menjadi khas penyakit cacar ini.

Beberapa orang bisa salah mengenali apakah itu cacar air atau cacar monyet. Pada cacar air, ciri utamanya adalah adanya cairan di dalam lenting atau bintil. Sementara pada cacar monyet, bintil yang ada berupa kering. Namun, pada fase trtentu, cacar air juga akan mengering.

Artikel ini membahsa tentang: gejala cacar air, ciri-ciri cacar air, penyebab cacar air, cacar air boleh mandi

Penyebab Cacar Air

Penyebab dari cacar air adalah salah satu virus herpes, yaitu virus varicella-zoster pada anak-anak dan shingles herpes zoster pada orang dewasa. Cacar yang diakibatkan oleh virus shingles memiliki rasa yang lebih nyeri dan memiliki resiko komplikasi yang lebih berat.

Penularan virus herpes yang menyebabkan cacar air biasanya melalui udara. Namun, bisa juga karena kontak langsung dengan seseorang yang sudah terkena, misalnya kontak dengan luka koreng cacar airnya. Apalagi jika cairan cacar air tersebut langsung masuk ke jaringan kulit lesi.

Gejala Cacar Air

Pada sebagian besar kasus gejala cacar air biasanya muncul setelah seminggu hingga sebulan terjangkit virus. Gejala cacar air dapat berupa demam, batuk pilek, sakit kepala, lemah energi, kehilangan nafsu makan, dan yang pasti adalah munculnya bentol-bentol pada tubuh.

Bentol-bentol tersebut akan berubah menjadi lenting berisi cairan dan terasa gatal. Selanjutnya bintik tersebut berubah lagi menjadi luka koreng kering. Konon, koreng yang muncul tersebut berjumlah 500 titik.

Artikel ini membahsa tentang: gejala cacar air, ciri-ciri cacar air, penyebab cacar air, cacar air boleh mandi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *